Thursday, 7 October 2010

Open House 2010

video

Wednesday, 9 December 2009

Mom’s In Touch International ( MITI ) TUNAS BANGSA GREENVILLE


Nelly Hutahuruk, Orang tua Tobias (Year 3) & Dominick (Kindergarten 2)

Waktu saya mau menyekolahkan anak saya pertama kali saya takut luar biasa dan tidak sanggup menatap masa depan anak-anak saya. Oleh karena keadaan jaman dan dunia yang semakin jahat belakangan ini.

Tapi saya tertarik dengan Sekolah Kristen Tunas Bangsa (SKTB) yang memiliki motto: “Bersama orangtua mendidik anak" dan visi: “Menjadikan siswa memiliki karakter Kristus.” Akhirnya saya putuskan untuk anak-anak kami, sekolah di SKTB Greenville. Untuk mengusir rasa takut dan kekhawatiran saya akan masa depan anak-anak kami, saya putuskan untuk ikut kelompok doa MITI yang dilakukan sekali seminggu. Selama mengikuti doa kami sekeluarga (khususnya saya) banyak sekali alami pergumulan, baik mengenai anak-anak, suami bahkan diri saya sendiri (sebelumnya saya tidak pernah alami pergumulan yang berat dan kehidupan kami normal-normal saja, tetapi ternyata sebenarnya tidak demikian baik)

Awalnya saya emosi dan marah pada diri sendiri tapi saya bersyukur karena Tuhan banyak berbicara kepada saya melalui kelompok doa ibu-ibu ini. Sejak kami berdoa dan membaca Firman sesuai program MITI, paradigma saya tentang pergumulan berubah total, saya bersyukur dengan setiap pergumulan. Saya tidak emosi dan marah lagi, tapi saya merasakan kasih saying Bapa di surga kepada saya. Firman yang kami ucapkan dalam doa itulah yang menyingkapkan banyak hal, yang tidak saya ketahui sebelumnya, tentang anak-anak saya, sekolah dan guru, dan juga keluarga kami. Tentu ada harga yang harus dibayar untuk menjadi setia, saya harus memberikan waktu 1 jam untuk berdoa di sekolah.

Tuhan pasti tolong saya untuk selalu pegang komitmen untuk berdoa untuk anak kami dan sekolahnya. Karena tanpa Tuhan anak kami tidak akan menjadi apa-apa. Saya percaya dengan berdoa untuk anak-anak saya dan sekolahnya membuat hati saya tenang untuk menyongsong masa depan mereka. Dari apa yang sudah kami doakan selama 6 tahun kami sekolah di SKTB, 100% jawaban Tuhan sudah kami terima. Bahkan Tuhan memberi lebih banyak dari yang kami minta. Puji Tuhan saat ini saya hanya minta agar Tuhan menjadikan saya dan ibu-ibu yang berkomitmen setia dan terus berdoa buat anak-anak kami dan sekolahnya. Agar rencana Tuhan digenapi atas anak-anak kami khususnya, dan anak-anak di SKTB Greenville umumnya. Tuhan Yesus memberkati.

Mom’s In Touch International ( MITI ) TUNAS BANGSA GREENVILLE


Lenny Budiman, Orangtua Christopher Rafael (Year 3)

Saya sangat bersyukur menyekolahkan anak saya di Sekolah Kristen Tunas Bangsa. Dimana sekolah ini selalu membimbing anak saya belajar dalam segi ilmu pengetahuan, mereka juga dibimbing dalam kerohanian mereka dari segi berkarakter seprti Kristus. Khususnya dalam kelompok doa yang diadakan di sekolah, dimana orangtua murid yang mengambil bagian dalam komunitas doa ini, kami sangat diberkati karena banyak kesaksian yang kami dapatkan. Juga sebagai orangtua murid, bertumbuh bersama dalam segi iman Kristen dan perkembangan pertumbuhan iman anak-anak kami juga dapat dibuktikan lewat kesaksian dalam kelompok doa yang diadakan. Untuk itu kami sangat berterima kasih atas kesempatan baik yang diberikan pihak sekolah. Dengan doa dan harapan kami semakin banyak lagi orangtua murid yang bergabung dengan kelompok doa (MITI ) ini. Tuhan memberkati.

Tuesday, 8 December 2009

Mom’s In Touch International ( MITI ) TUNAS BANGSA GREENVILLE

Kesaksian orangtua murid yang tergabung dalam kelompok doa sekolah MITI (Mom's In Touch International) di Sekolah Tunas Bangsa Greenville 

CHRISTIANA, Orangtua dari Jane Simajaya – Kindergarten 2.

Semenjak saya mengikuti doa orangtua murid di Sekolah Kristen Tunas Bangsa Greenville. Saya banyak dikuatkan melalui doa dan sharing orang tua murid yang lain. Lewat kegiatan doa ini, apa yang “kurang” dari anak saya, JANE,  didoakan bersama-sama dengan teman-teman di dalam kelompok doa. Saya sudah melihat hasil yang positif dari kelompok doa ini. Jane bisa sharing tentang “surga” kepada temannya. Menurutnya harus kenal dengan Tuhan Yesus dulu baru bisa masuk ke surga dan harus datang ke sekolah minggu. Puji Tuhan! Tahun depan, teman Jane juga akan bergabung di Sekolah Kristen Tunas Bangsa Greenville.